Indonesia Tak Khawatir Ancaman Boikot Pariwisata Dari Australia

Indonesia Tak Khawatir Ancaman Boikot Pariwisata Dari Australia


Foto: Pantai Dreamland Bali. ©2013 Patroli Sumedang


Reporter: Deddy Santosa



Patroli Sumedang - Indonesia Tak Khawatir Ancaman Boikot Pariwisata Dari Australia | Menteri Pariwisata, Arief Yahya, berharap konflik yang terjadi antara pemerintahan Indonesia dan Australia tidak mempengaruhi kegiatan pariwisata antarnegara. Arief mengibaratkan konflik yang terjadi seperti orang tua dan anak, di mana petinggi kedua negara sebagai orangtua dan rakyat sebagai anak.


"Kalau pariwisata itu basisnya adalah people to people bukan government to government. Sehingga diharapkan kalau ada orangtua berantem, anaknya masih mainan enggak? Masih main bersama," ujar Arief di Istana Bogor, Senin (16/2).


Arief tidak ingin pemerintah Australia melarang warganya jika ingin berwisata ke Indonesia. Arief pun tidak terlalu khawatir dengan ancaman boikot pemerintah Australia agar warga mereka tidak lagi berkunjung ke lokasi wisata di Indonesia.


"Diharapkan begitu. Hubungan antara people to people jadi hubungan sosial dan kebudayaan antarrakyat Indonesia dengan Australia diharapkan kalau orangtuanya sedang bertengkar anaknya tidak," ujarnya.


Arief mengatakan jumlah wisatawan Australia yang datang tiap tahunnya ada sekitar 1 juta orang. Arief berharap pula ditahun ini jumlah itu akan meningkat.


"Wisatawan australia sekarang sudah tembus 1 juta kita harapkan tahun ini menjadi 1,20 juta. 20 persen kalau dari total 10 persen sekitar 94,6 juta," ujar Arief.

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Indonesia Tak Khawatir Ancaman Boikot Pariwisata Dari Australia"

 
Copyright © 2015 Korannya Patroli Sumedang - All Rights Reserved
Back To Top