Ahok Suudzon, Curiga Istana Kebanjiran Karena Sabotaase

Foto: Istana kebanjiran. ©2014 Patroli Sumedang
Reporter: Septianto Nugroho
Patroli Sumedang - Ahok Suudzon, Curiga Istana Kebanjiran Karena Sabotase | Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak tadi pagi membuat sejumlah kawasan tergenang air. Jl Veteran dan sekitar Istana Negara pun ikut terendam.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku suudzon alias berprasangka buruk jika genangan air disebabkan oleh sabotase. Sebabnya Ahok mengklaim semua pintu air beroperasi dengan normal untuk menyalurkan air.
"Tadi saya kebangun jam 02.00 WIB karena hujan langsung cek CCTV, ternyata CCTV Istiqlal mati. Saya curiga kerendam nih pasti istana kerendam. Saya nggak tahu sabotase atau sengaja, saya nggak berani menduga. Tapi saya suudzon. Kamu hitung saja logika sekarang Pluit semua sauran begitu baik, Manggarai begitu rendah kita buka terus, Istiqlal kita buka mana mungkin banjir," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/2). "Makanya saya begitu lihat CCTV Istiqlal connection lost, saya sudah curiga. Ada apa tiba-tiba. Istiqlal itu harus selalu rendah posisinya, kalau dia mulai tinggi buangnya ke sini, ke Tangki, ke Gajah Mada-Hayam Wuruk. Gajah Mada-Hayam Wuruk begitu rendah airnya, pasar ikan begitu baik pompanya kenapa nggak mau ke situ," lanjut Ahok.
Ahok menegaskan tak mau dengar alasan kenapa kawasan Istana dan Monas kebanjiran. Dia akan memanggil dinas terkait dan operator proyek normalisasi untuk meminta keterangan.
"Saya lagi minta mereka jawab ke saya ini. Saya mau dengar jawaban, nggak ada alasan Monas-Istana kerendam. Ini juga kerendam kan semalam, masuk ini. Makanya saya nggak tahu. Sama kayak kasus Sunter, dia bilang nggak sengaja. Ya sudahlah kalau ini mau dibilang nggak sengaja," tegasnya.
0 Komentar untuk "Ahok Suudzon, Curiga Istana Kebanjiran Karena Sabotaase"