'Sunat Perempuan Bahaya Bisa Timbulkan Kematian'

'Sunat Perempuan Bahaya Bisa Timbulkan Kematian'


Foto: Ilustrasi wanita. ©2014 Patroli Sumedang/Shutterstock/Milla Dubas


Reporter: Heru Gustanto



Patroli Sumedang - 'Sunat Perempuan Bahaya Bisa Timbulkan Kematian' | Peneliti Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Basilica Dyah Putranti mengatakan, praktik sunat terhadap area sensitif atau alat kelamin perempuan sangat membahayakan. Untuk itu, dia mengimbau tenaga medis turut berperan menghentikan praktik sunat perempuan.


"Sebagai garis terdepan dalam memberikan layanan kesehatan, tenaga medis diharapkan turut mensosialisasikan tentang bahaya komplikasi kesehatan akibat praktik sunat atau perlukaan pada area sensitif perempuan tersebut," kata dia seperti dilansir dari Antara, Sabtu (7/2).


Menurut Basilica, berdasarkan laporan UNICEF pada 2013, sekitar tiga juta anak perempuan mengalami praktik sunat setiap tahunnya. Berbagai macam bahaya dialami akibat praktik sunat terhadap perempuan tersebut.


"Bermacam konsekuensi berbahaya dari praktik itu juga dipahami bahkan disaksikan sendiri oleh tenaga medis mulai dari pendarahan, infeksi luka, kematian hingga beban psikologis seperti trauma yang bahkan berlangsung seumur hidup," jelasnya.


Oleh karena itu, diharapkan adanya dukungan tenaga medis mengenai praktik sunat ini. Jadi, penting untuk melibatkan tenaga medis untuk turut serta dalam upaya menghentikan praktik sunat perempuan.


"Praktiknya tidak lagi tradisional melainkan dilakukan tenaga medis. Oleh karena itu, peran dari tenaga medis dipandang penting dalam upaya menghentikan praktik sunat perempuan," tandasnya.

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "'Sunat Perempuan Bahaya Bisa Timbulkan Kematian'"

 
Copyright © 2015 Korannya Patroli Sumedang - All Rights Reserved
Back To Top