PBB Kritik Hukuman Mati, Menkum HAM Sebut 'Kita Punya Hukum Sendiri'

PBB Kritik Hukuman Mati, Menkum HAM Sebut 'Kita Punya Hukum Sendiri'


Foto: Menkum HAM Yasonna Laoly. ©2014 Patroli Sumedang


Reporter: Benny Wijaya



Patroli Sumedang - PBB Kritik Hukuman Mati, Menkum HAM Sebut 'Kita Punya Hukum Sendiri' | Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki-moon mengkritik pemerintah Indonesia yang masih memberlakukan hukuman mati bagi pelaku kejahatan luar biasa seperti terorisme, korupsi dan narkoba. Keberatan itu disampaikan kepada Menteri Luar Negeri Retno L.P Marsudi atas rencana eksekusi dua warga negara Australia yang tergabung dalam kelompok Bali Nine.


Menanggapi hal itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menilai, kritik tersebut adalah sesuatu yang biasa. Namun tegas dia mengatakan, hukuman mati tetap berlaku dan berjalan.


"Mengkritik itu kan sah-sah saja ya. Tapi kita punya hukum sendiri dan punya putusan pengadilan sendiri," kata Yasonna di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (16/2).


Menurut dia, semua pihak berhak tidak sepakat dengan kebijakan hukum di Indonesia. Apalagi di alam demokrasi ini perbedaan pendapat adalah hal yang wajar.


"Kita hormati hak mereka (PBB) menyatakan pendapat. Tapi pada saat yang sama kita punya keputusan pengadilan yang berkeadilan," terang dia.


Lanjut dia, perang terhadap narkoba adalah komitmen pemerintah saat ini. Indonesia akan tetap konsisten dan tidak akan terpengaruh oleh pihak manapun.


"Ini bukan soal apa, tapi tentang perang terhadap narkoba dan orang-orang bandar di dalam lapas bisa mengatur-atur transaksi narkoba. Sampai sekarang, kebijakan kita tetap konsisten," pungkas dia.

Hukuman Mati Menkumham News PBB Yasonna H Laoly
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "PBB Kritik Hukuman Mati, Menkum HAM Sebut 'Kita Punya Hukum Sendiri'"

 
Copyright © 2015 Korannya Patroli Sumedang - All Rights Reserved
Back To Top