JK: Tiap 250 Orang Ada 1 Masjid di Indonesia, Apa Kurang?

Foto: Jusuf Kalla. ©2012 Patroli Sumedang
Reporter: Rendy Saputra
Patroli Sumedang - JK: Tiap 250 Orang Ada 1 Masjid di Indonesia, Apa Kurang? | Wakil Presiden Jusuf Kalla membandingkan kehidupan di era Orde Lama dengan era Reformasi saat ini. Menurutnya, kehidupan di era sekarang sudah jauh lebih baik daripada di era dulu, termasuk di bidang keagamaan.
"Sekolah dulu kita kekurangan orang pintar, scientist, dokter pada tahun 50-an. Sekarang Alhamdulillah namanya dokter banyak, kehidupan lebih baiklah sekarang. Iyalah mahasiswa membangun. Di UGM, kira-kira 60 persen mahasiswi itu berjilbab. Masjid-masjid penuh. Di semua kantor pasti ada masjid. Di semua hall, pasti ada masjid yang besar. Gak ada lagi yang tidak ada aktivitas keagamaan. Jauh berbeda dengan tahun 50-60an," kata JK saat membuka Kongres Umat Islam Indonesia VI di Pagelaran Keraton, Senin (9/2).
Menurutnya, fasilitas untuk beribadah saat ini juga sudah jauh lebih baik. Pasalnya, saat ini masjid dan musala sudah mudah ditemui. "Setiap 250 orang ada satu masjid atau musala di Indonesia, apa kurang? Musala, masjid, sekolah untuk usaha-usaha produktif, karena pembangunan masjid sudah luar biasa. Itulah kehidupan bangsa ini harus diperbaiki," kata JK.
"Sekarang orang haji menunggu 15-20 tahunan. Bayangkan, umrah tiap tahun banyak. Jadi apabila kita ukur dari sisi pelaksanaan rukun Islam, syahadat, pengamalannya sudah begitu cukup baik," katanya.
0 Komentar untuk "JK: Tiap 250 Orang Ada 1 Masjid di Indonesia, Apa Kurang?"