Jelang Eksekusi Mati WNA, TNI Perkuat Wilayah Terluar Indonesia

Foto: Panglima TNI Moeldoko. ©2014 Patroli Sumedang
Reporter: Rudi Hantanto
Patroli Sumedang - Jelang Eksekusi Mati WNA, TNI Perkuat Wilayah Terluar Indonesia | Panglima TNI, Jendral Moeldoko mengaku sudah menyiapkan pasukannya di kawasan terluar kepulauan Indonesia. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi ancaman dari luar atas eksekusi mati WNA terpidana kasus narkoba.
Dukungan atas ketegasan pemerintah terhadap para gembong narkoba ini, disampaikan Moeldoko saat mengisi acara "Seminar dan Dialog Pemantapan Wawasan Kebangsaan VIII dan Rapimnas Resimen Mahasiswa (Menwa)," di Gedung Srijaya Surabaya, Sabtu (21/2).
Dalam acara yang juga dihadiri Ketua Umum Ikatan Alumni Menwa, MS Ka'ban dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anas Yusuf tersebut, Moeldoko memaparkan, narkoba sudah menjadi bahaya laten di Indonesia yang peredarannya melalui ranah kebudayaan. "Karena itu peredaran narkoba di Tanah Air berjalan massif dan perkembangan sangat cepat. Sehingga, memerangi narkoba menjadi bagian dari perang kebudayaan, satu dari 10 tren perang asimetris (non militer) yang berlaku saat ini. Bisa kita lihat, setiap hari ada 50 orang meninggal karena narkoba," jelasnya.
Memerangi narkoba merupakan bagian dari upaya menguatkan nilai kebangsaan, oleh sebab itu Moeldoko menegaskan, TNI secara keseluruhan akan ikut berperan aktif memerangi narkoba.
Untuk mencegah masuknya narkoba dari luar negeri, lanjut Moeldoko, Indonesia harus mampu membangun berbagai hal, salah satunya adalah membangun hubungan baik antar militer, khususnya di ASEAN. "Saya juga sudah berbicara dengan Panglima Militer Negara Malaysia terkait masalah ini," ucap Moeldoko.
0 Komentar untuk "Jelang Eksekusi Mati WNA, TNI Perkuat Wilayah Terluar Indonesia"