Bengawan Solo Meluap, Ribuan Warga Sukoharjo Mengungsi

Foto: Bengawan Solo. ©2014 Patroli Sumedang
Reporter: Rudi Hantanto
Patroli Sumedang - Bengawan Solo Meluap, Ribuan Warga Sukoharjo Mengungsi | Elevasi Sungai Bengawan Solo sejak Kamis (19/2) sore terus menunjukkan kenaikan. Kondisi tersebut diperparah dengan meluapnya sejumlah anak sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut, akibat hujan deras.
Tengah malam air mulai masuk ke pemukiman di sejumlah Desa di Kecamatan Grogol dan Mojolaban Sukoharjo. Ratusan rumah terendam air hingga mencapai lutut orang dewasa. Seribu orang lebih mengungsi di masjid, kantor kelurahan, kantor kecamatan serta pos ronda.
Di Desa Kadokan, Kecamatan Grogol, yang berbatasan dengan Kelurahan Joyotakan Solo, warga mengungsi di Pos Kamling RT 03 RW 04 kampung Plalan. Hingga pagi ini Tim SAR Sukoharjo terus menyisir desa tersebut dengan perahu karet. Mereka membantu warga yang masih terjebak banjir untuk menuju tempat yang lebih aman.
"Kami sudah menyisir hingga ke tepian bengawan. Semua warga dalam kondisi aman. Ada yang ngungsi di masjid, di Kantor kecamatan dan di pos kamling," ujar Chandra Nurfitriyanto, anggota Tim SAR Sukoharjo, saat di temui merdeka.com.
Menurut dia, beberapa lokasi sudah sedikit surut, antara lain di desa Nusupan, Buntaran, Kesongo dan Gadingan. Mesin pompa banjir di Kelurahan Joyotakan hingga pagi ini juga terus beroperasi.
0 Komentar untuk "Bengawan Solo Meluap, Ribuan Warga Sukoharjo Mengungsi"