Banjir Solo Setinggi 2 Meter, PMI Bagikan 500 Nasi Bungkus

Banjir Solo Setinggi 2 Meter, PMI Bagikan 500 Nasi Bungkus


Foto: Banjir. Patroli Sumedang


Reporter: Heru Gustanto



Patroli Sumedang - Banjir Solo Setinggi 2 Meter, PMI Bagikan 500 Nasi Bungkus | Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Solo, hingga kini ini belum surut. Di beberapa lokasi bahkan ketinggian air mencapai satu meter lebih. Di Kampung Putat, Kelurahan Kampung Sewu misalnya beberapa rumah terendam sejak tengah malam.


"Air mulai masuk ke rumah kami jam setengah malam mas. Di halaman sampai 2 meter, tapi di rumah hanya 1 meter. Untungnya rumah saya tinggi," ujar Agus, warga Putat.


Agus mengaku bersama anggota keluarga lainnya sudah membawa sejumlah barang ke pengungsian, di atas tanggul Sungai Bengawan Solo. Selain pakaian, dia hanya sempat membawa bekal untuk tidur dan makan.


Humas PMI (Palang Merah Indonesia) Solo, Sumartono Hadinoto mengatakan, pihaknya pagi ini mendirikan dapur umum, untuk memenuhi logistik para pengungsi. Pihaknya juga sudah membagikan 500 nasi bungkus untuk makan pagi.


"Pagi ini PMI Solo membagikan 500 nasi siap saji dan dapur umum. Beberapa petugas sudah kami terjunkan untuk mempersiapkan makan siang," ujar Sumartono.


Tak hanya keperluan logistik PMI, lanjut Sumartono, juga menyiapkan tim medis untuk berkeliling ke lokasi banjir. Hal tersebut guna mengantisipasi jika para pengungsi mengalami gangguan kesehatan.


"Tim medis kita akan keliling lokasi, karena biasanya semalam para pengungsi tidak tidur dan cuacanya dingin. Sehingga banyak yang drop atau sakit," jelasnya.


Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Sukoharjo, yang berbatasan langsung dengan Kota Solo. Sekitar 1500 jiwa di lima kecamatan hingga siang ini masih mengungsi. Genangan air bahkan semakin meninggi karena debit air dari hulu tak tertampung badan sungai.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Suprapto mengatakan ratusan rumah yang tergenang air terjadi di Kecamatan Sukoharjo, Grogol, Mojolaban, Bendosari, dan Polokarto. Untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah dinas terkait serta TNI/Polri.
"Kami telah membuka 15 titik dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik pengungsi," ucapnya.

Menurut Suprapto, berdasarkan pantauan terakhir untuk kawasan barat Bengawan Solo tinggi air masih stagnan. Sedangkan untuk kawasan Timur Bengawan Solo debit air semakin meninggi, karena ada debit air berlebih dari anak-anak sungai yang tidak tertampung sehingga menyebabkan back water.

"Kami sudah koordinasi dengan pengelola Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Jika volume air waduk terus meningkat maka pintu air akan dibuka. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, karena jika dibuka aliran Sungai Bengawan Solo akan semakin tinggi," pungkasnya.
Banjir News Solo
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Banjir Solo Setinggi 2 Meter, PMI Bagikan 500 Nasi Bungkus"

 
Copyright © 2015 Korannya Patroli Sumedang - All Rights Reserved
Back To Top