Ahok Subsidi Warga DKI Penghuni Rusunawa Rp 2,1 Juta Perbulan

Foto: Ahok. ©2015 Patroli Sumedang
Reporter: Dudi Anggoro
Patroli Sumedang - Ahok Subsidi Warga DKI Penghuni Rusunawa Rp 2,1 Juta Perbulan | Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tetap menjadikan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Tambora, Jakarta Barat, sebagai primadona. Walaupun memang masih memiliki kekurang belum terpasangnya pipa gas.
Dia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan terus membangun Rusunawa. Dan menargetkan pembangunan 50 ribu unit lagi. Tujuannya untuk memberikan tempat tinggal layak bagi warga Jakarta yang belum mampu.
"Tidak semua orang di Jakarta bernasib baik. Harga rumah mahal. Kalau apartemen seperti ini (Rusunawa Tambora) sederhana saja pengembang jual Rp 400 juta. Dan kalau disewakan Rp 2,5 juta minimal," kata Ahok saat memberikan sambutan sebelum meresmikan empat Rusunawa di Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Selasa (24/2). Namun, dia menjelaskan, konsep Rusunawa Tambora bukan untuk disewakan. Mungkin namanya disewakan, tetapi sebenarnya retribusi yang dibayarkan penghuni rusun digunakan untuk perawatan, keamanan dan kebersihan.
"Kami bukan sewakan. Kami minta uang retribusi untuk keamanan, kebersihan dan perawatan. Kira-kira Rp 15 ribu sehari. Bapak ibu tahu kami subsidi 80 persen unit. Karena kami sangat yakin tugas kami sediakan tempat tinggal yang layak," terang mantan Bupati Belitung Timur ini.
Ahok menerangkan, Pemprov DKI Jakarta tidak mendapat keuntungan dengan adanya Rusunawa ini. Karena pihaknya tetap memberikan subsidi kepada setiap unit, setiap bulannya.
0 Komentar untuk "Ahok Subsidi Warga DKI Penghuni Rusunawa Rp 2,1 Juta Perbulan"