
Foto: Sudarmanto. ©2015 Patroli Sumedang
Reporter: Heru Gustanto
Patroli Sumedang - Sebelum Kenal Basket, Sudarmanto Hidup di Jalanan Sebagai Pengamen | Di emperan toko perempatan Gondomanan, Kota Yogyakarta di sanalah Sudarmanto, jagoan Basket penyandang tunagrahita itu pernah menggantungkan hidupnya. Dia dan Supriyadi, temannya, mengamen di perempatan untuk bertahan hidup.
"Kalau lagi banyak paling Rp 20 ribu, kalau nggak Rp 10 ribu," katanya lirih, Rabu (28/1).
0 Komentar untuk "Sebelum Kenal Basket, Sudarmanto Hidup di Jalanan Sebagai Pengamen"