Golkar Acungi Jempol Buat BW Karena Mundur Saat Tersandung Kasus


Golkar Acungi Jempol Buat BW Karena Mundur Saat Tersandung Kasus


Foto: Tantowi Yahya. Patroli Sumedang


Reporter: Irwan Setyabudi



Patroli Sumedang - Golkar Acungi Jempol Buat BW Karena Mundur Saat Tersandung Kasus | Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya menghormati keputusan Bambang Widjojanto mundur sebagai pimpinan KPK. Walaupun dengan keputusan tersebut, membuat tugas KPK menjadi kurang optimal.


"Itu kan bukan karena ada desakan pihak tertentu, tentu keputusan itu membuat lembaga KPK kurang optimal," kata Tantowi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/1). 


Selain itu, sambung dia, ada makna yang bisa ditangkap atas keputusan Bambang tersebut. Salah satunya, Bambang mampu menjadi contoh untuk seseorang yang lebih memilih mundur saat sedang tersandung kasus hukum. 


"Di balik pengunduran BW, banyak pesan disampaikan oleh BW. Pertama, kalau BW berani kenapa yang lain tidak? Kedua, pesan bahwa BW berani bertanggung jawab atas tuduhan ini dan ketiga bisa saja dorongan keluarga," kata Ketua DPP Partai Golkar ini. 


Sebelumnya, Bambang Widjojanto mengutarakan mundur sebagai pimpinan KPK. Pengunduran diri itu didasari oleh sikapnya yang menghormati Undang-Undang KPK Pasal 32 ayat 1 yang menyebut apabila seorang pimpinan KPK ditetapkan sebagai tersangka harus mundur dari jabatannya.


"Posisi saya secara personal sebagai penegak hukum. Saya harus tunduk dengan hukum. Pasal dalam UU KPK, Pimpinan KPK yang jadi tersangka harus mundur. Saya mengajukan pemberhentian ke pimpinan KPK yang nantinya diajukan ke presiden. Saya harus tunjukkan secara etik untuk ajukan ini ke pimpinan KPK," kata Bambang kepada wartawan di rumahnya yang terletak di kawasan Cilodong, Depok Timur, Sabtu (24/1).


Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Golkar Acungi Jempol Buat BW Karena Mundur Saat Tersandung Kasus"

 
Copyright © 2015 Korannya Patroli Sumedang - All Rights Reserved
Back To Top