Ahok Janji Pemprov DKI Akan Biayai Persija Setelah Diakuisisi BUMD


Ahok Janji Pemprov DKI Akan Biayai Persija Setelah Diakuisisi BUMD


Foto: Suporter Persija. ©2014 Patroli Sumedang


Reporter: Chandra Wicaksana



Patroli Sumedang - Ahok Janji Pemprov DKI Akan Biayai Persija Setelah Diakuisisi BUMD | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah mewacanakan untuk mengakuisisi PT Persija Jakarta. Namun rencana ini harus ditunda hingga PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dinilai mampu mengakomodir kebutuhan klub sepakbola dengan julukan Macan Kemayoran itu.


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, pihaknya memang berencana untuk membeli saham PT Persija Jakarta. Namun, dia menginginkan, pengelolaannya akan dilakukan oleh salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.


"Kami ingin kalau Jakpro besar, Jakpro yang ambil alih Persija. Makanya komisaris utamanya Pak Boyke. Kami mau suruh dia urus Persija," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/1).


Dia menambahkan, setelah diakuisisi oleh PT Jakpro maka akan dilakukan perombakan besar-besaran. "Kami akan bangun nanti," tutupnya.


Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta belakangan merencanakan PT Persija Jakarta akan diakuisisi, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan memiliki sahamnya.


Ahok mengungkapkan, pihak manajemen Persija mengklaim tidak ada saham Pemprov DKI Jakarta sehingga tidak termasuk dalam saham milik BUMD. Akuisisi ini diperkirakan terjadi saat perubahan Persija menjadi perusahaan.


"Kenapa sih Persija dulu gak dikuasai BUMD semua. Orang Persija dulu punya kami kok. Kenapa kasih per orangan gitu?" kata Ahok.


Ahok mempertanyakan, apa saja yang telah diperbuat pengelola PT Persija Jakarta bagi perusahaan. Bahkan sampai harus meminta modal kepada Pemprov DKI Jakarta. Ahok menegaskan, pihaknya akan membantu pendanaan bila pengelolaan diserahkan ke BUMD atau Pemprov DKI Jakarta.


"Kok bisa si A, si B kuasai saham Persija. Emang punya jasa apa dulu? Kalau kami mau keluarin duit buat Persija boleh, cuma sahamnya mana? Kalau kami yang keluarin duit, kasih kami yang kelola dong," terangnya.


Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta pernah ditawarkan untuk membeli saham PT Persija Jakarta. Namun harga saham yang ditawarkan kala itu mencapai miliaran rupiah.

Ahok menjelaskan, pengambilalihan PT Persija tidaklah mudah. Sebab penggantian nama tim tidak mungkin dilakukan, terkecuali seluruh saham dibeli Pemprov DKI Jakarta.

"Kalau buat baru namanya gak bisa Persija masalahnya. Masak Persihok? Makanya tergantung semua orang Jakarta? Terima gak kalau namanya Persihok? Kan gak nerima kan. Makanya kami mesti ngotot Persija harus kami beli," tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Klub Persija Jakarta Ferry Paulus membantah jika pihaknya disebut mengambil alih Persija dari Pemprov DKI Jakarta. Sebab sejak awal berdiri, tidak ada saham yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Namun, pemerintah daerah tetap mengelola Persija.

"Dari dulu gak ada (saham BUMD). Dulu anggaran Pemda banyak yang kesedot klub itu hanya sebagai pengelola," ungkapnya pekan lalu.

Dia menambahkan, pada tahun 2013 nama Sekretaris Daerah Saefullah masuk dalam komisaris PT Persija Jakarta. Namun berapa waktu belakangan, Saefullah meminta namanya untuk tidak dimasukkan ke dalam jajaran komisaris PT Persija Jakarta karena berbenturan dengan aturan.

"Tahun kemarin masih ada Saefullah sebagai komisaris. Tapi dia sendiri yang meminta untuk tidak dimasukan karena tidak izinkan atasannya. Karena tidak boleh karyawan Pemda ada di pihak swasta," ungkap Ferry.

Mengenai rencana Pemprov DKI Jakarta akan mengakuisisi PT Persija Jakarta, Ferry mengharapkan, jalan yang terbaik bagi.

"Kami menunggu realisasi kerjasama, entah bentuk penyertaan modal atau pengambil alihan-pun siap," tutupnya.

Ahok News Pemprov DKI
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Ahok Janji Pemprov DKI Akan Biayai Persija Setelah Diakuisisi BUMD"

 
Copyright © 2015 Korannya Patroli Sumedang - All Rights Reserved
Back To Top